Kiki Ingin Lagi Pelihara Ayam

0
36

NAMANYA Kiki Ilham Fahrezi. Saat ini sedang menimba ilmu di Sekolah Dasar 102 Cikudayasa.

Kiki merupakan salah satu siswa SD yang berhasil menjalankan program pemeliharaan anak ayam bagi siswa SD dan sekolah menengah pertama (SMP) yang digagas oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Siswa kelas 5 ini sekaligus menjadi bukti bahwa program tersebut menunjukkan hasil positif.

Kiki dan sejumlah siswa yang berhasil memelihara ayam dengan baik, mendapatkan penghargaan yang diserahkan Wali Kota Bandung pada acara Chicken Fair di Alun-alun Ujungberung, Senin (9/3). Di sela-sela acara penyerahan penghargaan, Kiki menyatakan kegembiraannya bisa mewakili sekolahnya sebagai peserta terbaik program pemelihara anak ayam.

Dari program tersebut, ia mengakui mendapat banyak pengalaman baru dan ingin ikut kembali dalam program berikutnya. Keinginan untuk mendapat anak ayam lagi semakin menguat ketika Kiki bersama kelompoknya dinobatkan sebagai peserta terbaik di tingkat SD. Selain hadiah sepeda, sebuah trofi juga berhasil di raih atas ketelatenannya selama mengurus ayam.

“Pasti mau ikut lagi. Karena udah juara juga jadi semakin bersemangat,” ucap Kiki usai menerima penghargaan.

Kiki membagikan kunci sukses dalam memelihra ayam-ayamna. Menurutnya, salah satu kiat agar ayam bisa tumbuh dengan baik yakni dengan memberi pakan secara rutin.

“Paling yang penting kasih makan. Jadi pagi-pagi sama sore pulang sekolah dikasih layer (pakan unggas),” ujarnya.

Hasilnya, ayam yang diurus Kiki bersama rekan-rekannya memiliki tampilan fisik dan bobot yang baik. Sehingga ayamnya ini pun langsung laku terjual oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah.

Elly menyebut, keputusannya membeli ayam hasil pemeliharaan siswa ini bukan semata ingin mengapresiasi upaya para siswa semata. Namun ia juga ingin mendorong agar jiwa wirausaha siswa ini bisa terus muncul dan terasah hingga usia dewasa.

“Saya memberikan apresiasi untuk siswa-siswa yang dengan telaten telah merawat ayam dari kecil sampai besar. Dari kecil sudah tertanam semangat berwirausaha,” ujar Elly.

Lebih lanjut Elly menilai, ayam terbaik merupakan hasil pemeliharaan dengan penuh kasih sayang. Sehingga, dia pun membeli beberapa ekor ayam tambahan dari para siswa lainnya.

“Jadinya saya beli tiga ekor, masing-masing saya hargai Rp150.000 per ekor,” katanya.*

Tinggalkan Balasan